PRESTASI MELALUI DIGITALISASI

Era globalisasi menuntut seseorang untuk melek di segala situasi. Tantangan di era masa kini tak kan mampu membuat seseorang berprestasi bila tak mampu berinovasi dalam mengembangkan potensi. Karena sejatinya sebuah prestasi tidak hanya kita dapatkan melalui potensi yang dimiliki, namun kreasi yang penuh inovasi sangat berperan penuh arti. Lalu pertanyaannya, bagaimana kita mampu mengembangkan prestasi di era globalisasi?

Jawaban tepat saat ini adalah berkreasi dan berinovasi mengembangkan potensi menjadi prestasi melalui digitalisasi. Melalui Organisasi Santri Ma’had Al-Multazam Periode 2021/2022 Al-Multazam EXPO 5 2022 hadir menawarkan upaya menghadapi tantangan zaman dalam mengembangkan potensi menjadi prestasi. Al-Multazam EXPO merupakan kegiatan rutin tiga tahunan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam Kuningan-Jawa Barat dengan tujuan menjadi wadah kreasi dan prestasi antar pelajar.

Kegiatan yang selama beberapa tahun ke belakang dilaksanakan di luar jaringan, saat ini di tengah pandemi yang belum berhenti Al-Multazam EXPO hadir dengan memanfaatkan digitalisasi. Al-Multazam EXPO 5 2022 yang diketuai oleh ananda Alya Hamidah Kurniawan dari kelas XI IPA 1 SMAIT Al-Multazam bertajuk ‘futuristis’ dengan mengusung tema, “Lukis Prestasi Adiwarna, Hiasi Cakrawala”. Dari tema ini diharapkan setiap diri dapat berkreasi dan berinovasi hingga mampu bermelukis prestasi penuh warna sampai menghiasi cakrawala.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 17 s.d. 19 Februari 2022. Adapun tujuan dan harapan dari kegiatan ini diimplementasikan melalui berbagai even yang bisa diikuti oleh pelajar se-Indonesia di antaranya bedah buku bersama Alvi Syahrin. Alvi Syahrin merupakan seorang penulis buku yang berjudul “Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-apa”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya peningkatan kesadaran seseorang bahwa sebuah potensi harus terus digali dan dikembangkan menjadi sebuah prestasi. Selain itu, kegiatan Talkshow dengan mengangkat Futuristis bersama Mas Jame Tjahjana, seorang praktisi pendidikan yang konsen di bidang digitalisasi juga turut hadir upaya dalam meningkatkan kesadaran seseorang tentang apa dan bagaimana manfaat teknologi terutama untuk masa depan. Kegiatan sosial donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Kuningan juga menjadi bagian dari even Al-Multazam EXPO 5 2022. Makna kalimat “Setetes Darah Anda, Dapat Menyelamatkan Nyawa Orang Lain” menjadi salah satu alasan banyaknya pendonor yang rela memberikan sebagian darahnya untuk orang lain. Hal ini bertujuan agar setiap orang terutama para peserta (pelajar) memiliki kepekaan terhadap orang-orang di sekitarnya.

Even utama yang diselenggarakan pada kegiatan Al-Multazam EXPO 5 2022 adalah even lomba-lomba antar pelajar dan santri se-Indonesia. Even ini menjadi wadah pengembangan potensi menjadi sebuah prestasi. Lomba-lomba dalam even ini terdiri dari lomba internal khusus untuk civitas akademika Al-Multazam dan lomba eksternal yang dapat diikuti oleh pelajar dan santri dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMA se-wilayah Indonesia. Even lomba yang diselenggarakan diikuti oleh pelajar dan santri dari berbagai daerah di antaranya Bintan Timur-Kepulauan Riau, Medan, Lampung, Bandung, Sumedang, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Bekasi, DKI Jakarta, Brebes, Pekalongan, Probolinggo, Kediri, Malang, Surabaya, Samarinda, dan kota-kota lainnya di Indonesia.

Kegiatan ini berlangsung dengan dua sistem yakni luar jaringan (luring) khusus civitas akademika Al-Multam dan dalam jaringan (daring) untuk peserta di luar Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam. Kegiatan yang dilaksanakan secara luring yaitu Bedah Buku dan Talkshow, namun dapat dinikmati oleh peserta melalui webinar. Selain itu, kegiatan donor darah yang hanya diikuti oleh civitas akademika Al-Multazam. Adapun untuk even lomba-lomba khusus internal diselenggarakan secara langsung di Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam dan lomba-lomba eksternal dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan teknologi dalam mengasah potensi. Pembukaan dan penutupan kegiatan yang berlangsung secara luring ini tetap menaati peraturan untuk selalu menjaga protokol kesehatan. Mulai dari pembawa acara, hingga petugas lainnya yang tergabung dalam kepanitian tetap melakukan pencegahan preventif dalam memutus mata rantai covid-19.

Puncak acara dalam kegiatan ini melahirkan para juara dari berbagai kota di seluruh Indonesia. Meski kompetisi dilakukan melalui digitalisasi. Karena sebuah kreativitas dapat menunjukkan kualitas dan kuantitas seseorang.

Di tengah masa pandemi yang sedang meninggi, Al-Multazam EXPO 5 2022 hadir dengan kreasi dan inovasi baru. Melalui digitalisasi, even ini menjadi jawaban bahwa pandemi bukanlah penghalang dalam mengembangkan potensi menjadi sebuah prestasi. (PI)

    Leave Your Comment Here

    ArabicEnglishIndonesian