Puluhan Santri SMPIT Al-Multazam 2 Menjadi “Korban” Gempa

Kabar Al-Multazam (20/10/2018), Saat sirine darurat meraung-raung, ratusan santri SMPIT Al-Multazam 2 berhamburan meninggalkan kelas, begitu pula para Asatidz yang sedang mengajar. Sedangkan dari asrama & dapur, ibu-ibu bagian dapur berlarian dengan membawa peralatan dapur yang sedang dipegangnya. Takbir bersahutan dari berbagai penjuru, pengeras suara dari kantor Mudirul Ma’had Al-Multazam 2 berkali-kali mengarahkan para santri untuk tetap tenang dan berdo’a agar gempa segera berhenti. Terlihat dari beberapa arah, santri yang menggotong temannya yang tertimpa bangunan & terluka, setidaknya ada puluhan santri yang menjadi korban gempa kali ini.

Seperti itulah gambaran kegiatan hari ini di Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam 2. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Kuningan dalam rangka simulasi penanganan bencana gempa bumi.

Bapak Ayip Sutrisno, SE yang merupakan Kasi. Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab. Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari sosialisasi kepada masyarakat agar tanggap bencana, khususnya bencana gempa. Selain sosialisasi, BPBD dan Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam 2 juga melakukan simulasi gempa bumi yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Kegiatan simulasi dibantu oleh Babinsa Linggarkati dan staf dari BPBD Kab. Kuningan, yaitu Bapak Sofyan, Bapak Apo, Bapak Enda, Bapak Aep, Bapak Rian, Bapak Giri yang membantu pengkondisian serta hal-hal yang harus dilakukan oleh para santri ketika mengalami bencana gempa.

Diakhir kegiatan, BPBD Kab. Kuningan dan Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam berkoordinasi untuk membentuk tim siaga atau tim tanggap bencana, hal ini perlu dilakukan karena lokasi Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam 2 yang berada di Kaki Gunung Ciremai juga termasuk rawan bencana gempa bumi yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng bumi maupun aktivitas Gunung Ciremai yang masih aktif. Selain itu, BPBD Kab. Kuningan dan Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam juga berkomitmen bersama untuk terus memberikan sosialisasi kepada seluruh civitas akadamika Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam 2 dan juga masyarakat Linggarjati terkait dengan mengatasi bencana yang tidak dapat diprediksi.

Be Sociable, Share!

MediaAM

Ponpes Terpadu Al-Multazam merupakan Pondok Pesantren yang berada di bawah kaki Gunung Ciremai, Gunung terbesar di Jawa Barat dengan Cuaca yang sejuk, rindang, hijau, air bersih dan nyaman untuk pembelajaran. Adapun alamat Ponpes Terpadu Al-Multazam ada di dua tempat, yakni 1. Desa Maniskidul Kec. Jalaksana, Kab. Kuningan 2. Desa Linggajati Kec. Cilimus, Kab. Kuningan Info Pendaftaran di www.prs.almultazam.sch.id