KHITANAN MASAL DAN SANTUNAN ANAK YATIM DAN DHUAFA TKIT AL-MULTAZAM

12118633_1509280406063824_5622234483654154127_nMediaAM. Sabtu (24/10). Dalam rangka memperingati tahun baru Hijriah 1437 H, TKIT Al-Multazam menggelar kegiatan sosial, berupa Khitanan Masal dan Santunan Anak yatim dan Dhuafa. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Kampus TKIT Al-Multazam.

Acara yang bertajuk “Menuai Berkah Muharram dengan Berbagi Kasih Sayang melalui Khitanan Masal dan Santunan Anak yatim dan Dhuafa”, ini terselengara atas kerjasama antara TKIT Al-Multazam dengan para donatur. Turut hadir dalam kegiatan ini Usth. Ani Sarmaningsih, S.Pd. PAUD. selaku Kepala TKIT, Hj. Nining Rimawati selaku Kepala Divisi Fullday YPI Al-Multazam, Kepala UPTD Kec. Jalaksana, Dokter Edi Syarif (Wali Murid TKIT Al-Multazam), Civitas TKIT Al-Multazam, Kepala TK se-Kec. Jalaksana, serta anak-anak yatim dan dhuafa.

Dalam kesempatan acara ini, juga diisi dengan penyampaian tausyiah oleh KH. Riyan Nugraha, Lc., M.Pd. (Ponpes Husnul Khotimah). Allah SWT mengingatkan kita dalam Al-Qur’an bahwa keshalihan pribadi seseorang dalam kekhusyu’an beribadah kepada Allah belum bisa membuatnya mendapatkan keberuntungan sebelum kita mau peduli terhadap sesama kita. Hal ini bisa kita renungkan dalam firman-Nya, “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Dan tidak menganjurkan memberi makanan orang miskin. Maka kecelakaanlah untuk orang-orang yang shalat. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. Orang-orang yang berbuat riya. Dan enggan menolong dengan barang yang berguna.” (QS. Al-Ma’un ayat 1 – 7).

Harta kita yang merupakan titipan Allah, tentu kita tidak menginginkan jika ia menjadi adzab dan pembakar kita di neraka sebagaimana diterangkan dalam surat At-Taubah ayat 34 – 35. Jika kita menyadari bahwa harta kita itu sesungguhnya milik Allah semata, maka semestinya kita pergunakan harta itu sesuai petunjuk Allah SWT. Allah SWT mengingatkan bahwa pada harta kita itu ada hak bagi mereka yang tidak mampu, “Dan pada harta-harta mereka terdapat hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian”. (Adz-Dzariyat : 19).

Ketika kita menyadari dan tergugah dengan manfaat dan keutamaan Zakat, Infak dan Shodaqoh tersebut kemudian kita melakukannya dengan sadar dan ikhlas, maka pada saat itulah kita akan merasakan indahnya berbagi dengan yang lain. Petikan yang disampaikan dalam tausyiahnya.

Alhamdulillah rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif.

MediaAM~Melaporkan.

Be Sociable, Share!

MediaAM

Ponpes Terpadu Al-Multazam merupakan Pondok Pesantren yang berada di bawah kaki Gunung Ciremai, Gunung terbesar di Jawa Barat dengan Cuaca yang sejuk, rindang, hijau, air bersih dan nyaman untuk pembelajaran. Adapun alamat Ponpes Terpadu Al-Multazam ada di dua tempat, yakni 1. Desa Maniskidul Kec. Jalaksana, Kab. Kuningan 2. Desa Linggajati Kec. Cilimus, Kab. Kuningan Info Pendaftaran di www.prs.almultazam.sch.id