Al-Multazam,Artikel,Berita

DIVISI HUDA YPI AL-MULTAZAM HK SUKSES GELAR PELATIHAN HIJAMAH

18 Nov , 2017  

DIVISI HUDA YPI AL-MULTAZAM HK SUKSES GELAR PELATIHAN HIJAMAH

MediaAM, 18 Nopember 2017
Setelah sebelumnya Divisi HRD YPI Al-Multazam HK sukses menyelenggarakan Pelatihan Ruqyah, kali ini Divisi Huda YPI Al-Multazam HK menggelar pelatihan Hijamah sebagai salah satu progam Dakwah dan pelengkap pelatihan. Karena jika Ruqyah mengobati bathiniyah, maka hijamah mengobati penyakita lahiriyah dengan cara mengeluarkan toksid yang mengendap di darah.

Adapun mekanismenya, menurut Dr. Wadda’ A. Umar, adalah sebagai berikut: apabila dilakukan pembekaman pada titik bekam, maka akan terjadi kerusakan pada kulit, jaringan bawah kulit (sub kutis), fascia dan ototnya. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa mediator seperti serotonin, histamine, dan bradikinin, serta zat-zat lain yang belum diketahui.

Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. Akibatnya timbul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil. Yang terpenting adalah dilepaskannya corticotrophin releasing factor (CRF), serta releasing factor lainnya. CRF selanjutnya akan menyebabkan terbentuknya ACTH, corticotrophin serta corticosteroid yang mempunyai efek meredakan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel.

Penelitian lain menunjukkan bahwa bekam pada titik tertentu dapat menstimulasi kuat syaraf permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spinothalamicus ke arah thalamus yang akan menghasilkan endorphin, suatu zat yang berfungsi dalam persepsi rasa sakit. Sedangkan sebagian rangsang lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju ke motor neuron dan menimbulkan refleks intubasi nyeri yang nantinya semua itu akan mengurangi rasa sakit.

Kali ini yang menjadi pemateri pelatihan adalah H. Jamaludin Marpaung, beliau adalah praktisi bekam di Bekam Center Kuningan, insyaAllah orang Kuningan sudah tidak asing dengan beliau.

Kegiatan berlangsung kondusif dan sesuai dengan harapan, peserta diberi pengetahuan secara teori, selanjutnya peserta dipersilahkan untuk menjadi praktisi dengan didampingi oleh Pembicara.

Rencananya pelatihan ini merupakan awal dari pelatihan lanjutan, karena selanjutnya disarankan bagi para peserta untuk segera menghubungi pembicara agar bisa menjadi praktisi professional.

Adapun titik bekam yang disunnahkan ada 10 titik, diantaranya:
Titik Nomor 1 ‘Ala Ro’si (Ummu Mughits / Ibunya dari penyakit): Titik ini disebut juga titik pertemuan seratus penyakit, terletak di Puncak tengah kepala yang berfungsi untuk mengobati banyak penyakit seperti Sakit kepala secara umum, migrain, vertigo, darah tinggi, sinusitis, mimisan, radang hidung, glaukoma, gangguan mental dan emosional, sakit telinga secara umum, jerawat, mempertajam ingatan/hafalan dan kecerdasan otak dan banyak lagi manfaat lainnya.

Titik Nomor 2 dan 3 Al -Akhda’in Kanan dan kiri: Terletak di urat leher diakhir rambut belakang. Berfungsi untuk mengobati sakit pusing dikepala, sakit nyeri pada gigi, Nyeri Punggung, leher kaku, TBC Kelanjar limfe, Muka bengkak, Tuli mendadak, radang tenggorokan, rahang kaku, Telinga mendengung, Gondongan dan penyakit lainnya.

Titik Nomor 4 Al-Kahil: Terletak di punuk leher belakang pada ruas pertama tulang belakang. Menurut hadits shahih titik Al-Kahil mampu mengobati 72 jenis penyakit. Bermanfaat untuk mengobati Radang selaput otak, Asma, Bronkitis, TBC, Kejang dan sakit kepala, Batuk, flu atau pilek, leher kaku, punggung nyeri, peradangan pada tulang sendi, ayan, nyeri otot punggung dan pundak, gangguan pada mata, gangguan pada jantung, darah tinggi dan lainnya.

Yudi Yudistira, [18.11.17 15:00]
Titik nomor 5 dan 6 Al-Katifain Kanan dan kiri: Terletak di bahu kanan dan kiri. Pada titik ini dulu Rasulullah di bekam ketika diracun pada perang khaibar. Berfungsi untuk mengobati keracunan secara umum, strok, memperlancar peredaran darah ke kepala dan tangan serta untuk mengobati sakit nyeri pundak dan lainnya.

Titik nomor 7 dan 8 Al-Warik Kanan dan Kiri: Terletak di pinggang kanan dan kiri sejajar dengan pusar (Letak sesuai Standar Asosiasi Bekam Indonesia / ABI). Berfungsi untuk mengatasi masalah pada ginjal, sulit kencing, masalah usus, pankreas, organ reproduksi, haid tidak lancar serta memperlancar peredaran darah ke bagian bawah tubuh.

Titik nomor 9 dan 10 Dzohril Qodami Kanan dan kiri: Terletak pada betis kaki sebelah kanan dan kiri. Bermanfaat untuk mengobati masalah pada kandung kemih dan saluran kencing, mengatasi asam urat, sakit pada betis karena kecapekan serta memperlancar peredaran darah pada kaki.

Harapan dari kegiatan ini semoga setiap peserta bisa menjadi praktisi di rumah masing-masing, sehingga syiar dakwah berupa thibunnabawi yang dikatakan Rosulullah Saw sebagai sebaik-baiknya pengobatan, bisa terwujud, aamiin.

Demikian laporan ini kami sampaikan, Yudi Yudistira, dan Crew yang bertugas, MediaAM-Melaporkan

, , , , ,


Comments are closed.