Lebih dari 130 Siswa SDIT Al-Multazam Lulus Tartil dan Tahfidz Metode Ummi

Lebih dari 130 Siswa SDIT Al-Multazam Lulus Tartil dan Tahfidz Metode Ummi

Al-Multazam (17/3) Lukmanul Hakim, S.Pd.I., selaku Ketua Panitia Khataman dan Imtihan Tartil dan Tahfidz Metode Ummi SDIT Al-Multazam menyebutkan ada 132 Siswa yang lulus Tartil dan Tahfidz Juz 30 Metode Ummi dengan rincian 75 Siswa lulus Tartil dan 57 Siswa lulus Tahfidz yang dilaksanakan pada Sabtu (16/3/2019) di Raja Seafood.

Lukmanul Hakim yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Unit TTQ mengaku bersyukur karena jumlah siswa yang lulus imtihan naik 43%, dimana tahun 2018 hanya 75 siswa sekarang 132 siswa, ada penambahan 57 siswa. Disamping itu beliau berharap kepada para siswa untuk tidak berhenti mempelajari Al-Qur’an dan orang tua untuk terus menjaga hafalan putra-putrinya serta mendorongnya untuk lebih baik lagi.

Peserta Lulus Tartil dan Tahfidz Juz 30 Metode Ummi

“Ya kami bersyukur jumlahnya naik 43%, tahun lalu hanya 75 anak dan Alhamdulillah hari ini lulus 132 anak dengan rincian 75 siswa lulus tartil dan 57 siswa lulus tahfidz juz 30. Dari prestasi ini kami berharap kepada anak-anak agar tidak berhenti belajar dan menghafal serta kepada orang tua agar terus menjaga hafalan dan mendorong putra-putrinya agar lebih baik lagi.” Tutur Lukman kepada awak media.

Udin Saprudin, S.Pd., Kepala SDIT Al-Multazam

Disamping itu, Kepala SDIT Al-Multazam, Udin Saprudin, S.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari laporan kepada orang tua tentang gambaran proses kegiatan pembelajaran metode Ummi di Sekolah, yang menjadi investasi orang tua bukan cuma di dunia tapi juga di akhirat. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua atas dukungannya, Yayasan, Dinas pendidikan, stake holder dan semuanya.

Kepala SDIT Al-Multazam memberikan sambutan

“Khataman dan imtihan ini merupakan bagian dari laporan kepada orang tua tentang gambaran proses kegiatan pembelajaran metode Ummi di Sekolah, yang menjadi investasi orang tua bukan cuma di dunia tapi juga di akhirat. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua atas dukungannya, Yayasan, Dinas pendidikan, seluruh stake holder dan semuanya, karena dukungan inilah menjadikan SDIT Al-Multazam bisa terus berkembang.” Tegasnya dalam sambutan

Emud Muplihudin mewakili Kepala Dinas Pendidikan

Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Emud Muplihudin merasa bangga dengan pendidikan yang dikelola oleh Al-Multazam yang menanamkan pendidikan karakter, dimana kurikulum itu tengah dirancang Dinas Pendidikan namun telah lebih dulu diterapkan di Al-Multazam.

“Saya merasa bangga dengan pendidikan yang dikelola oleh Al-Multazam, yang merupakan sekolah pelopor pendidikan yang sudah menerapkan metode pendidikan berkarakter yang masih kita rancang.” Tuturnya dalam sambutan

Ust. Fatkhur Razhi, M.Pd., menguji salah satu anak

Sementara itu Imtihan langsung dipimpin oleh Ust. Fatkhur Razhi, M.Pd., selaku Staff Keuangan Ummi Fondation Surabaya yang menjadikan imtihan teridir dua sesi, pertama sesi uji oleh beliau sendiri dan selanjutnya oleh para orang tua.

Ibu Ami salah satu wali murid yang bertanya kepada anaknya yang diwisuda

Sesi ujian inilah yang ditunggu-tunggu oleh segenap hadirin, pasalnya tidak sedikit dari mereka yang terharu bercampur kagum melihat anak-anaknya menjawab pertanyaan yang sulit menurut orang tua namun dijawab dengan mudah oleh putra-putrinya, misalnya pertanyaan gharib, imala, hukum tajwid, tes hafalan dan lain sebagainya.

KH. Abdul Rosyid, Lc., M.Ag., selaku Pimpinan Ponpes Terpadu Al-Multazam 2 yang mewakili Ketua YPI Al-Multazam HK, H. Uud Pandu Suandhana, S.Si., yakin kebangkitan ummat berada pada pundak anak-anak yang di depan, dimana mereka dekat dengan Al-Qur’an.

KH. Abdul Rosyid, Lc.,M.Ag., Pimpinan Ponpes Terpadu Al-Multazam

Disamping itu, kedepan beliau berharap SDIT Al-Multazam menaikan jumlah hafalan dari 2 Juz menjadi 5 Juz, karena persaingan di luar sana dan juga dianggap 5 juz itu masih dipandang mudah.

“Kira-kira kalau 5 Juz siap tidak ? harus siap karena sebenarnya 5 juz itu jika dibagi 6 tahun pembelajaran di SDIT Al-Multazam, maka sebulannya hanya menghafal 1 halaman, sangat mudah. Dan telah Allah Swt tegaskan bahwa Dia telah memudahkan Al-Qur’an untuk dipelajari.” Tuturnya

Di akhir sesi ada pengumuman juara yaitu juara Tartil dimenangkan oleh :

Pemenang Tartil
  1. Nadhifa Nur Kamila
  2. Raisa Hasna Fauziyah
  3. Nabila Faliha Salsabila Tian Lean
  4. Aisyah Husna Hilmiya

Sementara juara Tahfidz dimenangkan oleh :

Juara Tahfidz
  1. Talitha Alesha Danishara
  2. Agnia Ikrima Hanyfa
  3. Tasya Anindya Putri
  4. Hayfa Farzana Fawzia

Selamat kepada para pemenang tartil dan tahfidz, untuk semuanya semoga menjadi anak yang shalih shalihah, aamiin. (YY)

Be Sociable, Share!

MediaAM

Ponpes Terpadu Al-Multazam merupakan Pondok Pesantren yang berada di bawah kaki Gunung Ciremai, Gunung terbesar di Jawa Barat dengan Cuaca yang sejuk, rindang, hijau, air bersih dan nyaman untuk pembelajaran. Adapun alamat Ponpes Terpadu Al-Multazam ada di dua tempat, yakni 1. Desa Maniskidul Kec. Jalaksana, Kab. Kuningan 2. Desa Linggajati Kec. Cilimus, Kab. Kuningan Info Pendaftaran di www.prs.almultazam.sch.id